Kenapa Pemula Perlu Belajar Mengatur Keuangan?
Mengatur keuangan tidak harus rumit. Bagi pemula, langkah terpenting bukan langsung memikirkan investasi atau menggunakan metode yang kompleks, tetapi memahami ke mana uang digunakan dan membuat batas untuk setiap pengeluaran.
Tanpa perencanaan, uang sering habis untuk berbagai pengeluaran kecil yang tidak terasa. Akibatnya, kebutuhan penting belum terpenuhi, tabungan tidak bertambah, bahkan terkadang harus berutang sebelum akhir bulan.
1. Catat Semua Pemasukan
Langkah pertama dalam mengatur keuangan adalah mengetahui berapa jumlah uang yang tersedia setiap bulan.
Catat semua sumber pemasukan, seperti:
- Gaji
- Penghasilan usaha
- Pekerjaan sampingan
- Bonus
- Penghasilan lainnya
Jika penghasilan utama Rp3.000.000 per bulan dan tidak ada pemasukan lain, maka angka tersebut menjadi dasar untuk membuat anggaran.
2. Catat Pengeluaran
Setelah mengetahui pemasukan, langkah berikutnya adalah mencatat ke mana uang digunakan.
Pengeluaran dapat dikelompokkan menjadi beberapa bagian, seperti kebutuhan rumah tangga, tagihan, transportasi, tabungan, iuran, dan keinginan.
Dengan pencatatan tersebut, kita dapat mengetahui pengeluaran mana yang paling banyak menyerap uang.
3. Bedakan Kebutuhan dan Keinginan
Salah satu kunci mengatur keuangan adalah mampu membedakan kebutuhan dan keinginan.
Kebutuhan adalah sesuatu yang memang diperlukan, sedangkan keinginan adalah sesuatu yang ingin dimiliki tetapi masih dapat ditunda.
Sebelum membeli sesuatu, coba tanyakan kepada diri sendiri:
"Kalau tidak membeli ini sekarang, apakah kebutuhan saya terganggu?"
Jika jawabannya tidak, pengeluaran tersebut mungkin masih bisa ditunda.
4. Buat Anggaran Bulanan
Setelah mengetahui pemasukan dan pengeluaran, buat batas untuk setiap kebutuhan.
Contohnya, seseorang dengan penghasilan Rp3.000.000 dapat membuat pembagian sederhana seperti berikut:
- Kebutuhan rumah tangga: Rp1.500.000
- Transportasi dan komunikasi: Rp400.000
- Tabungan: Rp400.000
- Iuran atau kewajiban: Rp300.000
- Keinginan: Rp200.000
- Cadangan: Rp200.000
Angka tersebut bukan aturan mutlak. Setiap orang memiliki kebutuhan dan kondisi keuangan yang berbeda.
Yang terpenting adalah setiap uang yang dimiliki memiliki tujuan yang jelas.
5. Pisahkan Uang Berdasarkan Kebutuhan
Jangan mencampur seluruh uang tanpa perencanaan. Salah satu cara sederhana adalah membagi uang berdasarkan kebutuhan menggunakan metode Amplop Pintar.
Misalnya terdapat Amplop Makan, Amplop Transportasi, Amplop Tagihan, Amplop Tabungan, dan kebutuhan lainnya.
Dengan pembagian tersebut, kita lebih mudah mengetahui berapa uang yang masih tersedia untuk setiap kebutuhan.
6. Sisihkan Tabungan di Awal
Jangan menunggu uang tersisa di akhir bulan untuk menabung. Begitu menerima penghasilan, sisihkan sejumlah uang sesuai kemampuan.
Misalnya menargetkan Rp300.000 atau Rp500.000 setiap bulan. Jumlahnya dapat disesuaikan dengan kondisi keuangan masing-masing.
Yang lebih penting daripada jumlahnya adalah konsistensi.
7. Batasi Pengeluaran yang Tidak Perlu
Pengeluaran kecil yang dilakukan berulang kali dapat menjadi besar jika dikumpulkan.
Contohnya jajan tanpa rencana, pesan makanan karena malas memasak, belanja online karena tergoda promo, atau membeli barang yang sebenarnya belum diperlukan.
Bukan berarti semua kesenangan harus dihilangkan. Buat saja batas pengeluaran agar kebutuhan utama tetap aman.
8. Evaluasi Keuangan Setiap Bulan
Di akhir bulan, luangkan waktu untuk melihat kembali kondisi keuangan.
Periksa apakah pengeluaran sudah sesuai anggaran, kategori apa yang paling banyak menghabiskan uang, dan apakah ada pengeluaran yang masih bisa dikurangi.
Hasil evaluasi tersebut dapat digunakan untuk membuat anggaran bulan berikutnya menjadi lebih realistis.
6 Langkah Dasar Mengatur Keuangan
Catat Pemasukan
Ketahui jumlah uang yang tersedia sebelum membuat anggaran.
Catat Pengeluaran
Ketahui ke mana uang digunakan agar pengeluaran lebih mudah dikontrol.
Buat Anggaran
Tentukan batas pengeluaran untuk setiap kebutuhan.
Prioritaskan Kebutuhan
Dahulukan kebutuhan penting sebelum memenuhi keinginan.
Evaluasi
Periksa kondisi keuangan setiap bulan dan perbaiki anggaran.
Mulai Menabung
Sisihkan uang secara rutin untuk kebutuhan dan tujuan masa depan.
Mulai Mengatur Keuangan dengan Amplop Pintar
UangBelanja.com membantu Anda membagi anggaran berdasarkan kebutuhan sehingga pemasukan dan pengeluaran menjadi lebih mudah dikendalikan.
- ✓ Pembagian anggaran berdasarkan kebutuhan.
- ✓ Memudahkan pencatatan dan pengawasan pengeluaran.
- ✓ Membantu mengetahui sisa anggaran setiap kategori.
- ✓ Dapat digunakan untuk mengatur keuangan secara lebih terarah.
Mulai dari yang Sederhana
Mengatur keuangan tidak harus menggunakan banyak rumus atau metode yang rumit. Mulailah dengan mencatat pemasukan, mencatat pengeluaran, membedakan kebutuhan dan keinginan, membuat anggaran, serta melakukan evaluasi setiap bulan.
Setelah terbiasa, pengelolaan keuangan dapat dikembangkan dengan membangun dana darurat, menabung untuk tujuan tertentu, hingga mempersiapkan investasi.
Yang terpenting adalah mulai sekarang dan lakukan secara konsisten. Keuangan yang sehat bukan hanya tentang seberapa besar penghasilan, tetapi juga bagaimana uang tersebut dikelola.
Kelola Keuangan Jadi Lebih Mudah dan Terarah
Mulai atur pemasukan, bagi anggaran dengan Amplop Pintar, dan kendalikan pengeluaran Anda.
DAFTAR GRATIS ❯